http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

59 Jemaat Tewas Setelah Pendeta Minumkan Cairan Disinfektan

Options
Pendeta memberi minum cairan disinfektan agar jemaat kebal corona.

REPUBLIKA.CO.ID, NAIROBI -- Seorang pastor di Afrika Selatan bernama Rufus Phala diduga telah memberikan cairan disinfektan Dettol kepada puluhan jemaatnya guna mencegah Covid-19 sekaligus tanda iman selama kebaktian gereja. Atas insiden tersebut, 59 jemaat dipastikan tewas, sementara empat dalam kondisi kritis setelah minum Dettol.

Polisi setempat tengah menyelidiki insiden tersebut. Menurut polisi, jemaat cenderung mudah percaya kepada pastor sehingga Dettol pun bersedia diminum.

Sejumlah jemaat yang sudah sakit dengan penyakit yang berbeda, juga dijanjikan sembuh usai meminum disinfektan. Baru-baru ini, pastor Rufus juga mengklaim cairan antiseptik akan menyembuhkan beragam penyakit.

Pastor menyatakan ia telah menerima perintah dari Tuhan untuk memberikan Dettol kepada jemaat agar mereka kebal terhadap serangan virus. “Saya tahu Dettol berbahaya, tetapi Tuhan memerintahkan saya untuk mengonsumsinya. Saya adalah orang pertama yang meminumnya,” kata Rufus dilansir Kenya Today, Kamis (26/3).

Dia menambahkan ia telah menerima pesan Whatsapp dari orang-orang yang sembuh dari penyakitnya usai meminum Dettol. Sejauh ini, jumlah kasus Covid-19 di Afrika Selatan mencapai 554 orang. Hal itu mendorong Presiden Afrika Selatan Cyril Rhamposa memberlakukan lockdown yang akan mulai diterapkan Kamis (26/3) malam hingga tiga pekan ke depan.

“Saya khawatir pertumbuhan kasus Covid-19 terus meningkat. Sementara saya belum yakin sistem kesehatan Afrika Selatan mampu menghadapinya,” demikian kata Rhamposa mengungkap alasan mengapa menerapkan lockdown.



Sumber: Republika.co.id
loading...