http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Aduh, Jumlah Orang Kaya di Asia Pasifik Turun 13% di 2018

Options
Jakarta, CNBC Indonesia- Tahun 2018 bisa disebut tahun yang penuh ujian bagi crazy rich di Asia Pasifik. Menurut Wealth-X, setidaknya 109 miliuner kehilangan gelar mereka sebagai orang kaya karena bisnisnya merugi.

Secara keseluruhan, hasil sensus miliuner Wealth X mencatat jumlah miliuner dunia turun 13% dan total kekayaannya turun 8% di 2018. Artinya, telah hilang 109 miliuner di Asia Pasifik dengan penurunan total kekayaan mencapai US$ 212 miliar.


Penurunan itu terjadi di empat negara terpadat di kawasan ini yakni China, Hong Kong, India, dan Singapura.

Hasil ini kebalikan dari sensus 2017 di mana kawasan Asia-Pasifik justru mencetak lebih banyak orang kaya dibanding negara lain. .

Kinerja yang lemah untuk pasar saham, perselisihan tarif AS- China yang sedang berlangsung, dan volatilitas pasar negara berkembang di tengah dolar AS yang kuat bertanggung jawab atas kerugian para miliuner tersebut.

Sementara untuk global, kekayaan para miliuner turun 7% pada 2018 dengan jumlah populasi turun 5,4%. Menandai penurunan kedua tertinggi sejak krisis keuangan pada 2008 lalu.

Amerika Utara adalah satu-satunya wilayah yang mencatat pertumbuhan, dengan populasi orang kaya naik 3%.  Miliuner AS khususnya diuntungkan dari suku bunga yang lebih tinggi dan paket reformasi pajak administrasi Trump, tulis laporan itu.

Meskipun mengalami kerugian tahun ini, wilayah Asia-Pasifik tetap menjadi rumah bagi 4 dari 15 negara teratas berdasarkan populasi miliuner mereka.

China terus membanggakan kumpulan miliuner terbesar kedua di dunia setelah AS. Dengan 285 miliuner menikmati kekayaan dengan total U$ 996 miliar, ekonomi terbesar kedua dunia itu berada jauh di atas tempat ketiga di Jerman dan menyumbang 12% miliuner secara global.

Hong Kong, wilayah semi-otonom Cina, masuk sebagai negara terpadat ketujuh bagi miliuner.  Dengan 87 miliuner, kota itu juga disebut sebagai kota miliuner terpadat kedua setelah New York City, yang memiliki 105 miliuner.

India jatuh empat level tahun ini dan muncul di tempat kedelapan dengan 82 miliuner.  Sementara itu, Singapura mempertahankan posisi ke 15 di antara negara-negara meskipun populasi miliunernya turun menjadi 39 orang.  

[Gambas:Video CNBC] (gus)



Sumber: CNBCIndonesia.com
loading...