http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Al Washliyah Sumut Buat Gaduh, Bisa Diberi Sanksi

Options

JAKARTA –  Keputusan Pengurus Wilayah (PW)  Al Washliyah Sumatera Utara mendukung salah satu Capres dan Cawapres nomor urut 01 telah menuai banyak reaksi. Kondisi tersebut sungguh tidak baik bagi Ormas Islam Al Washliyah.

Untuk itu perlu ada langkah-langkah yang cepat mengantisipasi hal ini. Demikian disampaikan Sekretaris PB Al Washliyah H. Abdul Rivai Harahap, M.Sc melihat kondisi internal organisasi yang telah berusia 88 tahun itu.

Menurutnya sikap Al Washliyah Sumut terkait Pilpres telah membuat kegaduhan. “Pengurus Al Washliyah Sumut telah membuat gaduh organisasi, sehingga sudah pantas diberikan sanksi internal,” kata Abdul Rivai pada Sabtu (08/11) di Jakarta.

Dia mengungkapkan banyak penyataan menolak dari pengurus Al Washliyah di daerah terkait dukungan Al Washliyah Sumut itu. Setidaknya sudah ada tiga ketua wilayah yang menolak sikap tersebut seperti PW Al Washliyah Aceh, Banten dan DKI Jakarta. Mungkin saja ditambahkan Rivai, pengurus wilayah lain juga bersikap menolak yang dilakukan Sumut.

“Selain Pengurus Wilayah ada juga penolakan dari organisasi bagian di tingkat pusat. Hampir seluruh organisasi bagian tingkat pusat menolak keputusan Al Washliyah Sumut tersebut,” terang mantan Ketua PW Al Washliyah DKI ini.

Dikatakan Rivai, saat ini kondisi organisasi berlambang bulan sabit bintang lima di Sumut tidak kondusif. Kemarin sudah ada gerakan dari Muslimat Al Washliyah Sumut yang datang berbondong-bondong ke kantor PW Al Washliyah di jalan SM. Raja di Medan. Dalam aksinya tersebut ibu-ibu muslimat menutup baliho dukungan Al Washliyah Sumut kepada Jokowi – Ma’ruf Amin.

Muslimat Al Washliyah menutup baliho tersebut dengan baliho yang menegaskan bahwa Ormas Islam Al Washliyah bersifat independen. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga Al Washliyah terhadap keputusan Rakorwil Al Washliyah Sumut.

“Seharusnya pengurus Al Washliyah Sumut lebih sensitif dan cerdas dalam membaca keinginan warganya. Sehingga aksi demonstrasi yang dilakukan Muslimat Al Washliyah seperti kemarin itu tidak terjadi,” ungkapnya.(tri)



Sumber: Poskotanews.com
loading...