http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Bos OJK Undang Investor Inggris Berinvestasi di Indonesia

Options
London, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundang investor asal Inggris untuk berinvestasi di pasar keuangan Indonesia. Undangan itu disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam Indonesia Executive Forum 2019 di London, Inggris, pekan ini.

Wimboh menyebut, Indonesia memiliki potensi ekonomi dan pasar keuangan yang begitu besar. Untuk itu, dia mengajak investor Inggris untuk bisa memperdalam pasar modal melalui penerbitan green bonds/green sukuk, dengan potensi penerbitan hampir mencapai US$ 4 miliar.

Selain itu, memfasilitasi pembiayaan 31 proyek pembangunan infrastruktur, dengan pembiayaan skema blended finance dengan total nilai hampir US$ 2,5 miliar.

Menurut Wimboh, ekonomi Indonesia pada tahun lalu, tumbuh di angka 5,17% secara tahunan, paling tinggi ketiga di antara negara-negara G-20 setelah India dan Tiongkok.

"Ini membuktikan sekali lagi bahwa Indonesia memilki fundamental ekonomi makro yang solid. Indonesia pun mampu keluar dari tekanan dinamika global dari normalisasi suku bunga dan tensi perang dagang AS Tiongkok," kata Wimboh, dalam siaran pers yang diterima CNBC Indonesia, Sabtu (20/4/2019).

Dijelaskan Wimboh, sejak awal 2019, nilai tukar Rupiah mulai stabil dan kinerja IHSG terus meningkat bersamaan dengan masuknya modal asing seiring positifnya persepsi investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia. Tingkat inflasi Indonesia pada Maret 2019 berada di level 2,48%.

Intermediasi perbankan tumbuh mencapai 12,13% di bulan Februari 2019, dengan tingkat NPL di level 2,59%. Intermediasi yang tumbuh positif itu didukung tingkat permodalan yang tinggi dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) di angka 23,86%.

Dari sisi pasar modal, OJK menargetkan tahun ini ada 75 emiten hingga 100 emiten baru dengan target raihan penawaran umum sebesar Rp 200 triliun hingga Rp 250 triliun.

Simak video penjelasan bos OJK perihal arah pengembangan fintech di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)



Sumber: CNBCIndonesia.com
loading...