http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Dendus 88 Ledakkan 3 Kg Bom Terduga Teroris Sibolga, Sisanya 300 Kg Menyusul

Options
Dendus 88 Ledakkan 3 Kg Bom Terduga Teroris Sibolga, Sisanya 300 Kg Menyusul - JPNN.COM

jpnn.com, SIBOLGA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror memusnahkan 300 Kg bahan peledak milik terduga teroris Husein alias Abu Hamzah dan istrinya di Rindu Alam, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (14/3) pagi.

Sebelum dilakukan disposal oleh Tim Jibom, tanah kosong di Rindu Alam itu terlebih dahulu dilubangi menggunakan ekskavator kemudian 300 kg bahan peledak ditanam dan diledakkan.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto beserta Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk, Wakil Walikota Edy Polo Sitanggang dan Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul turut menyaksikan pemusnahan bom tersebut.

Peledakan pertama adalah bom dengan berat kurang dari 3 Kg dengan daya ledak dan suara yang sangat keras.

Menyaksikan ledakan itu, Kapolda Sumut menuturkan bahwa disposal selanjutnya perlu dilakukan secara khusus dan di tempat yang khusus.

"Masih kecil barang bukti yang diledakkan (tidak termasuk yang dalam tabung kemasan atau tabung container) seperti itulah yang rekan-rekan saksikan. Atas pertimbangan keamanan dari tim Jibom yang melaksanakan disposal, apabila dilakukan disposal terhadap (bom, red) yang (di tabung, red) kontainer maupun yang tabung gas, dikhawatirkan akan membahayakan," ujar Agus.

Kapolda juga menjelaskan bahwa sebelumnya pihaknya mengeluarkan informasi adanya penemuan 300 kg bahan baku bom. Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan uji laboratorium lebih lanjut, ternyata 300 kg itu sudah merupakan bahan jadi.

"Kemarin kami sampaikan, apabila bahan dicampurkan, (jumlahnya, red) hampir 300 kg. Ternyata laporan dari tim yang melakukan pemeriksaan dan uji laboratorium terhadap barang bukti yang ditemukan, ternyata sudah bahan jadi. Tim akan melakukan pemusnahan secara khusus di tempat yang khusus pula.”

Berita Terkait



Sumber: JPNN.com
loading...