http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Derby Madura di Piala Indonesia, MU Siapkan Skenario Terburuk

Options

VIVA – Derby Madura bakal tersaji di babak 64 besar Piala Indonesia. Madura FC menjamu Madura United (MU) di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Kamis 6 Desember 2018.

Meski lebih diunggulkan, MU tak mau menganggap enteng Madura FC. Buktinya, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu sudah menyiapkan skenario terburuk, yaitu adu tendangan penalti jika pertandingan berakhir imbang. "Kami sudah menyiapkan segala kemungkinan, termasuk jika harus terjadi adu penalti," ujar kata pelatih kiper MU, Hendro Kartiko. 

Maklum, jika MU tetap waspada melawan saudara mudanya itu. Sebab, di pertandingan sebelumnya menghadapi Persibo Bojonegoro, Madura United juga harus melewati drama penalti. Padahal, Persibo berstatus tim Liga 2. 

"Saat lawan Persibo, siapa yang akan menduga berlanjut hingga babak adu penalti. Sebab dalam sepakbola segala kemungkinan bisa terjadi, termasuk babak tos-tosan," ujar mantan kiper Timnas Indonesia ini. 

Kemungkinan besar, MU akan menurunkan penjaga gawang Hery Prasetyo untuk mengisi sektor penjaga gawang. Selama ini dia jarang tampil di Liga 1, karena kalah bersaing dengan Satria Tama Hardianto.

Lihat Juga

Selain antisipasi adu penalti,  Madura United juga harus melakukan rotasi karena selang dua hari sudah berlaga lagi dalam laga pamungkas Liga 1 menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Sabtu 9 Desember 2018. 

Sementara itu, pelatih Madura FC, Ahmad Norsadi mengaku tak minder menghadapi MU yang bertabur bintang. "Dari sisi rivalitas, kami tahu diri jika kami ini masih Liga 2, dan lawan kami tim tangguh Liga 1. Tapi kami tidak minder. Kami ingin membuktikan, meski sukses kami untuk lolos Liga 1 tertunda, tetapi pemain kami, layak berada di tim level atas," ucapnya.

Selain itu, dia berharap pertandingan Derby Madura itu berjalan lancar dan aman dan lancar. "Semuanya saya lihat dari segi profesional. Semoga tidak ada fanatisme buta dari suporter. Semoga besih,  lancar, aman," harap pelatih yang membawa Madura FC ini lolos ke babak 8 besar Liga 2 ini. (sat)
 



Sumber: Viva.co.id
loading...