http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Elektrifikasi Capai 98,3%, Begini Cara PLN Cegah Pemadaman Listrik

Options

JAKARTA - Keluhan pemadaman listrik (biarpet) terutama di daerah industri pariwisata kini sudah tidak ada lagi. Hal ini telah diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 25 Februari 2019.

“Sekarang ya Alhamdulillah sudah tidak ada keluhan-keluhan pemadam listrik. Tetapi juga kita tetap ingin membangun pembangkit listrik agar juga mengikuti pertumbuhan ekonomi yang ada sehingga investasi apapun, investasi apapun ke Indonesia listriknya siap,” ujar Presiden Jokowi kala itu.

BERITA TERKAIT +

PT PLN (Persero) menyatakan, ada beberapa langkah untuk menghilangkan pemadaman bergilir yang terjadi sejak 2015, salah satunya dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara berkesinambungan.

"Tidak hanya melalui cadangan daya listrik yang memadai dengan sistem yang besar, namun PLN sudah berhasil meningkatkan infrastruktur ketenagalistrikan hingga ke daerah-daerah yang sebelumnya tidak terjangkau akses listrik yaitu daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal)," kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Suprateka dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (8/4/2019).

 Baca Juga: Infrastruktur Jadi Kendala Penuhi Target Elektrifikasi 99,9%

PLN menyatakan saat ini kondisi elektrifikasi nasional sudah mencapai 98,3%. Dengan upaya melistriki Indonesia berlangsung di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh, Nias dan seluruh Kepulauan Sumatera bagian Utara sampai ke Ternate, Sorong, dan Jayapura. Untuk itu, PLN PLN berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan DXI (Deep & Extreem Indonesia) 2019, sebuah perhelatan besar tahunan yang menghadirkan pameran, lomba dan diskusi seputar olah raga wisata bahari, selam, ajang petualangan outdoor ekstrem, yang kini memasuki tahun penyelenggaraan ke-13.

“Kesertaan PLN dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen PLN menerangi seluruh daerah di Indonesia, termasuk pulau dan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), yang sangat berpotensi menjadi daerah tujuan wisata, termasuk juga wisata ekstrim, yang semangatnya diusung dalam penyelenggaraan DXI 2019," katanya.

 Baca Juga: Menteri Jonan: Masih Ada 160 Ribu Kepala Keluarga yang Belum Nikmati Listrik

Made menjelaskan, PLN juga memiliki satu program yang dinamakan Program Listrik Pedesaan. Sampai bulan Desember 2018, jumlah desa yang sudah teraliri listrik mencapai 79.041 desa. Selama tahun 2015 sampai 2018, jumlah tambahan desa yang teraliri listrik mencapai 9.504 desa berlistrik.

“Dengan mengaliri desa dan juga menerangi daerah-daerah 3T, maka akan mendorong ekonomi setempat bertumbuh. Dengan bertumbuhnya ekonomi, akan berdampak pula meningkatnya kesejahteraan masyakat di daerah tersebut. Maka hal tersebut secara tidak langsung juga berdampak mempersatukan Indonesia, sekaligus mengangkat harkat hidup manusia,” kata Made.

(dni)



Sumber: okezone.com
loading...