http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

FEI Hadir Menjamin Keadilan Olahraga Esports

Options

INILAHCOM, Jakarta - Federasi Esports Indonesia (FEI) yang merupakan lembaga esports independen di Indonesia resmi dibentuk. FEI didirikan untuk membina, mengembangkan dan menjamin keadilan olahraga esports Indonesia.

Organisasi ini terwujud sebagai hasil kerjasama para profesional team owners, cybercafe, even organizer, esports player, game developer, serta publisher. Beberapa inisiatif yang akan digarap oleh FEI adalah proses regenerasi melalui aktivitas grassroots, kompetisi esports, standarisasi kualitas acara esports, dan kontral pemain esports profesional.

FEI merupakan asosiasi olahrga esports ketiga yang terbentuk setelah Indonesia Esports Association (IeSPA) dan Asosiasi Video Gamers Indonesia (AVGI). Ketua FEI, Adrian Paulin, menjelaskan FEI menjadi wadah bagi pelaku esports baik itu player, caster, maupun event organizer, untuk mengadukan permasalahan yang membelit seputar kontrak, pembayaran fee, serta penyelenggaraan event.

"Sinkronisasi dengan dua asosiasi Esports lainnya? Yang AVGI, cakupannya lebih luas karena ngomongin video games gak spesifik ngomongin sports, mungkin IeSPA. Tapi juga adanya Eddy Lim (Ketum IeSPA), ada perwakilan AVGI juga yang datang hari ini, saya pikir kita bisa kerjasama lah. Mereka hubungan dengan pemerintah juga cukup baik, kita kan baru," kata Andrian kepada wartawan dalam acara peresmian FEI di Jakarta, Selasa (8/10/2019) siang WIB.

"Cuma buat saya yang membedakan antara kita adalah lebih kepada problem-problem real di bawah yang gak kesentuh sama sekali. Urusannya sosialisasi, urusannya ini, itu, tapi layer (lapisan) bawah ini gak ada yang nyentuh, terlalu kotor. Saya gak mau bilang kami lebih baik, FEI hadir karena enggak ada orang yang peduli lagi, padahal kalau ada masalah di industri esports, ya gak kejawab. Akhirnya ya kita ada."

"Bukannya kita gak mau kerja sama karena semua sudah ada porsinya, tapi misalkan kami diminta bantuan, saya siap. Buat saya inklusifitas tadi ya buat semua," ia menambahkan.

Sementara itu, wakil Ketua Umum FEI, Giring Ganesha, mengatakan di Indonesia eSports telah mengalami perkembangan pemain dan fans yang sangat pesat. Namun, hingga saat ini belum ada organisasi yang benar-benar serius menggarap berbagai persoalan eSports di Indonesia.

Ia juga menegaska kehadiran FEI diharapkan mampu mendorong nilai-nilai espots yang sportif, kompetitif dan fair. Selain itu, ia menyatakan FEI berupaya untuk menerapkan inklusivitas eSports, di mana semua eSports enthusiasts dapat bergabung di FEI.

"eSports bukan lagi sekadar hobi, tetapi sudah menjadi industri profesional yang harus dikelola secara profesional pula. Sebagai pelaku bisnis yang masih aktif terjun langsung di dunia eSports, kami berkomitmen untuk selalu menghadirkan langkah nyata dalam membangun ekosistem eSports Indonesia," kata Giring.

"Semua dapat menjadi anggota FEI," ia menambahkan.

Turut hadir dalam peresmian di antaranya Andrian Pauline Husen (CEO RRQ), Andi Suryanto (CEO Lyto Game), Agustian (Country Manager MET Indonesia), Jonathan Liandi (EVOS), dan Dimas Surya Rizki (Caster eSports).



Sumber: Inilah.com
loading...