http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Harga Avtur dan Tiket Pesawat Turun Disebut Bukan Keputusan Bisnis

Options

loading...

JAKARTA - Penurunan harga avtur maupun harga tiket pesawat belum lama ini, menurut pengamat penerbangan Alvin Lie bukanlah keputusan bisnis melainkan politik. Seperti diketahui belakangan harga avtur menjadi perhatian, lantaran dinilai berpengaruh terhadap tingginya tarif tiket pesawat di Indonesia.

"Terkait penurunan harga tiket Garuda 20% tiga hari lalu dan harga avtur oleh Pertamina. Ini keputusan Politik, bukan keputusan bisnis. Proses pembuatan keputusan dimulai oleh perintah dari Presiden bukan murni karena mekanisme pasar, terkait dengan demand dan supply," ujar Alvin Lie saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Lebih lanjut, Ia menilai Pertamina tidak melanggar peraturan apapun terkait harga tiket maupun harga avtur. Pasalnya, harga avtur di Indonesia menurutnya sudah rendah sebelum kenaikan harga tiket pesawat terjadi.

Baca Juga:

"Perlu diperhatikan bahwa pada harga semula (Rp.8210 per liter) harga avtur Pertamina di bandara Soekarno-Hatta sudah lebih rendah sekitar 26% dibandingkan harga avtur (published rate) di Bandara Changi Singapura yang terpantau per tanggal 15 Februari 2019 sekitar Rp10.769 per liter," paparnya.

Sebelumnya seperti diketahui Pertamina melakukan penyesuaian harga jual avtur sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No. 17/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Avtur yang Disalurkan Melalui Depot Pengisian Pesawat Udara.

Sebagai contoh harga avtur (published rate) untuk bandara Soekarno Hatta Cengkareng mengalami penurunan dari sebelumnya Rp8.210 per liter menjadi Rp.7.960 per liter. Harga ini lebih rendah sekitar 26% dibandingkan harga avtur (published rate) di Bandara Changi Singapura yang terpantau per tanggal 15 Februari 2019 sekitar Rp10.769 per liter.

(akr)



Sumber: Sindonews.com
loading...