http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

IHSG Awal Pekan Ditutup Menyusut Saat Bursa Asia Lebih Tinggi

Options

loading...

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Senin (4/2/2019) ditutup sedikit menyusut ketika bursa utama Asia lainnya lebih tinggi menjelang libur Tahun Baru Imlek. Tercatat hingga sesi sore awal pekan ini, IHSG turun 57,19 poin atau setara dengan minus 0,87% menjadi 6.481,45.

Sebelumnya pada sesi pagi, pasar saham Tanah Air cenderung naik pada awal perdagangan yang tergambar dari kenaikan IHSG sebesar 8,660 poin atau 0,132% menjadi 6.547,30. Raihan ini membaik dari penutupan Jumat (1/2) yang bertengger di level 6.538,64.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore mayoritas berada di jalur negatif. Pelemahan terdalam menimpa aneka industri yang anjlok hingga 2.09% diikuti kejatuhan sektor consumer 1,47%. Meski begitu beberapa masih mampu menanjak naik seperti pertambangan 0,80%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,14 triliun dengan 12,06 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp517,87 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,11 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,59 triliun. Tercatat sebesar 233 saham menguat, 207 saham melemah dan 133 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA) naik Rp350 menjadi Rp4.950, PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) bertambah Rp260 ke posisi Rp2.850 dan PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) meningkat Rp80 menjadi Rp2.650.

Saham-saham dengan pelemahan menimpa yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) turun Rp2.000 menjadi Rp81.000, PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) menyusut Rp365 ke level Rp1.100 serta PT Astra International Tbk. (ASII) berkurang Rp250 menjadi Rp8.200.

Di sisi lain beberapa pasar saham Asia mencatat kenaikan pada perdagangan, Senin ketika Indeks Hang Seng Hong Kong yang ditutup lebih awal karena libur Tahun Baru Imlek mengalami lompatan 0,21% hingga berakhir pada level 27.990,21. Sementara pasar saham China dan indeks Kospi di Korea Selatan ditutup pada awal pekan karena libur.

Selanjutnya tren penguatan juga dicetak indeks Nikkei Jepang dengan tambahan 0,46% hingga menyentuh posisi 20.883,77 untuk mengiringi lesatan indeks Topix mencapai 1,07% dan menutup perdagangan di level 1.581,33. Saham raksasa teknologi Sony ditutup menyusut 8,07% setelah perusahaan memangkas proyeksi penjualan dan pendapatan operasional untuk tahun fiskal 2019.

Sementara bursa patokan Australia yakni ASX 200 ditutup merayap naik 0,48% hingga ditutup pada level 5.891,20 ketika sebagian besar sektor lebih tinggi. Raihan positif tersebut terjadi di tengah laporan masih banyak terjadi pelanggaran dalam sektor keuangan Australia dengan 76 rekomendasi untuk praktik lintas perbankan, asuransi, dan keuangan.

(akr)



Sumber: Sindonews.com
loading...