http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Kasus Tewasnya Dufi Direka-Ulang dengan 39 Adegan

Options

BOGOR – Kasus tewasnya Abdullah Fihtri Setiawan alias Dufi direka ulang atau direkonstruksi Polres Bogor dan Polsek Klapanunggal Senin (10/12/2018).

Ada 39 adegan yang diperankan pelaku, namun Polres Bogor masih tertutup memberikan keterangan terkait motif pembunuhan sadis ini.

Tersangka Nurhadi, Sari dan Yudi dihadirkan ke lokasi. Rekonstruksi dipimpin oleh pihak Polsek Klapanunggal, AKP Bimantoro Kurniawan.

Rekonstruksi digelar di Gunung Putri lokasi pembunuhan, Cileungsi lokasi pembuangan barang-barang korban dan Klapanunggal lokasi pembuangan korban menggunakan drum.

Namun untuk lokasi Cileungsi dibatalkan langsung berpindah ke lokasi Klapanunggal dari lokasi awal di Gunung Putri.

Kapolsek Klapanunggal, AKP Bimantoro enggan memberikan keterangan terkait rekonstruksi kasus pembunuhan Dufi tersebut. “Harus izin Kapolres dulu. Ke Kapolres aja, takut salah,” kata AKP Bimantoro.
Kapolres Bogor, AKBP A.M Dicky juga enggan berbicara terkait perkembangan kasus tersebut.
Bahkan, Dicky mengintruksikan untuk meminta keterangan ke pihak Polda Jawa Barat.
“Ke Kabid Humas Polda aja untuk kasus yang itu,” kata AKBP Dicky.

Rekontruksi kasus pembunuhan dalam drum diawali dengan arahan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Klapanunggal AKP Bimantoro Kurniawan dan Kanit Reskrim Iptu Enjo Sutarjo serta anggota dari Polsek Klapanunggal, Polsek Cileungsi, Polsek Gunung Putri, dan anggota Inafis Polres Bogor.

Di Gunung Putri, pelaku memperagakan 34 reka adegan. Sementara di TKP 3 yakni Klapanunggal, pelaku memperagakan 5 reka adegan.

Rekontruksi yang dilakukan tersangka MN, sebagai eksekutor atau pelaku utama dengan persangkaan Pasal 34O KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 ayat 3.
Lalu tersangka SMA, yang berperan turut membantu dan ikut merencanakan dengan persangkaan Pasal 340 KUHP jo Ps.55 dan atau 338 jo Ps.55 dan atau Pasal 365 ayat 3 jo Ps.55.
Kemudian tersangka D alias Y, berperan membantu mengangkat mayat korban dan membantu membuang tong berisi mayat dengan perasangkaan 340 KUHP jo Ps.55 dan atau 338 jo Ps.55 dan atau Pasal 365 ayat 3 jo Ps.55 dan atau Pasal 181 KUHP. (yopi/b)



Sumber: Poskotanews.com
loading...