http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Kubu Prabowo-Sandi Minta BKD Banten Jangan Arogan

Options

INILAHCOM, Jakarta - Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Prabowo-Sandi, Moh Nizar Zahro, meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten tidak asal pecat enam guru honorer yang pose dua jari dan pamer stiker Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Mestinya BKD Banten jangan buru-buru main pecat. BKD harus melihat latar belakang kenekatan para honorer menggelar stiker Prabowo-Sandi di ruang sekolah," kata Nizar kepada INILAHCOM, Sabtu (23/3/2019).

Menurut dia, keenam guru honorer nekar melakukan aksi itu tentu ada alasan di antaranya karena kecewa terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, Jokowi telah berjanji mau angkat honorer menjadi PNS saat kampanye 2014.

"Mereka adalah korban janji palsu. Janjinya diangkat PNS, nyatanya diberi PPPK, itupun harus melalui ujian yang sulit," ujarnya.

Oleh karena itu, Nizar mengingatkan Badan Kepegawaian Daerah Banten harusnya tidak bertindak arogan dan perlu mempertimbangkan kemanusiaan.

"BKD jangan bertindak arogan. Alasan kemanusiaan harus dipertimbangkan. Bagaimana jika petinggi BKD nasibnya seperti honorer tersebut. Pasti juga akan memperjuangkan kejelasan nasibnya," tandasnya.

Untuk diketahui, sempat tersebar foto yang diduga aparatur sipil negara (ASN) berpose dua jari sambil pamer stiker Prabowo-Sandi di Provinsi Banten. Keenam orang berseragam cokelat khas PNS itu logonya Pemerintah Provinsi Banten. [rok]



Sumber: Inilah.com
loading...