http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Main Sudah Bagus, Persib Cuma Kalah karena Faktor Ini

Options

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung mengawali pentas Piala Presiden 2019 dengan hasi buruk usai dikalahkan Tira Persikabo 1-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Sabtu (2/3/2019) petang WIB.

Ironisnya, Maung Bandung tampil cukup apik di laga itu dengan menciptakan banyak peluang. Namun gagal dikonversi menjadi gol.

Manajer Persib, Umuh Muchtar pun mengakui penampilan mengesankan timnya, meski hasil akhir di luar keinginan. Terkait hasil akhir, Umuh pun menilai, wasit punya peranan atas kekalahan Persib.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar berbicara soal suka dukanya mengelola Persib Bandung (jawapos.com)

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar (jawapos.com)

“Maaf. Saya cerita, kalian lihat. Kami punya bukti dan data, kami akan protes juga. Bukan karena kalah. Semua orang lihat, ini makin parah wasitnya. Mungkin yang lama-lama ini punya dendam dengan Persib,” tutur Umuh seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.

Dengan kejadian tersebut, Umuh mengaku masih bisa meredam emosi, begitu juga dengan Bobotoh. Mungkin jika bermain di tempat lain, akan marah. Umuh melihat wasit berdiri di posisi yang salah, sehingga pihaknya protes dan tidak baik jika dibiarkan.

“Sudah kelihatan memang dari awal kami kalah sama wasit. Persib kalah sama wasit. Jadi wasit ini harus lebih hormat. Ini Piala Presiden, piala terhormat. Anak-anak sudah main bagus, sesuai instruksi pelatih,” ungkapnya.

Umuh menyebut, punya alasan mengkritik kinerja wasit yang banyak merugikan pihaknya di pertandingan tersebut.

“Kalau mereka main jelek, baru saya salahkan pemain dan pelatih, marah sama mereka. Tapi ini tidak. Ini mutlak kesalahan wasit. Handball lihat berapa kali? Ketika seharusnya kami dapat penalti, malah tidak dapat,” geramnya.

Jika ada pihak yang tidak percaya, Persib akan buktikan dengan rekaman pertandingan. Kemudian jika wasit tersebut terus dipakai dan selalu bersikap seperti itu, Umuh menyebut PSSI tidak akan ada kemajuan.

“Saya ini (merasa) masih ada antek-anteknya. Kenapa wasit-wasit ini saja yang masih dipakai? Pakai dong yang muda. Kalau terus-terusan begini bahaya. Jangan pakai alasan tidak ada wasit,” tandasnya.

(qur/pojoksatu)



Sumber: Pojok Satu
loading...