http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Mengekor Bursa Asia, IHSG Ditutup Menguat ke 6.108

Options
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pergerakan positif hingga penutupan sesi I siang ini. IHSG ditutup naik 31,66 poin (0,52%) ke 6.108,25.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini berada di Rp 14.589.

Pada perdagangan pre opening, IHSG menguat 21,144 poin (0,35%) ke 6.097,731. Indeks LQ45 naik 5,280 poin (0,54%) ke 974,580.

Membuka perdagangan, Rabu (12/12/2018), IHSG melanjutkan penguatan 31,960 poin (0,45%) ke 6.104,216. Indeks LQ45 juga menguat 5,208 poin (0,54%) ke 974,500.

Pada pukul 09.05 JATS, IHSG masih berada di zona hijau ke level 6.098. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,1 poin (0,36%) ke level 972,820.

Hingga sesi I, IHSG menguat 31,66 poin (0,52%) ke level 6.108,25. Sementara indeks LQ45 naik 4,87 poin (0,5%) ke 974,177.

Perdagangan saham hingga siang ini berlangsung cukup ramai, ditransaksikan sebanyak 259.335 kali dengan nilai transaksi Rp 4,4 triliun. Sebanyak 213 saham menguat, 155 saham turun dan 124 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG ditopang oleh menguatnya sembilan sektor saham. Di mana saham industri dasar menguat paling tinggi sebesar 16,59%.

Sementara itu, indeks utama bursa saham AS ditutup mixed dengan mayoritas berada dalam teritori negatif pada perdagangan Selasa (11/12). Indeks Dow Jones turun 0,22%, S&P turun tipis 0,04%. Sedangkan satu indeks lainnya yakni Nasdaq naik meskipun terbatas sebesar 0,16%.

Pelaku pasar mengambil aksi jual untuk menghindari risiko ketidakstabilan politik di AS. Presiden Donald Trump memberikan pernyataan negatif dengan ancamannya untuk menghentikan pemerintahan AS dikarenakan pemimpin senat demokrat tidak sepakat untuk memberikan pendanaan atas pembangunan dinding perbatasan di Meksiko.

Sementara bursa saham Asia juga mayoritas bergerak positif siang ini. Berikut pergerakannya:

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 800 ke Rp 20.900, Pabrik Kertas Tjiwi (TKIM) naik Rp 600 ke Rp 11.125, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 600 ke Rp 81.650, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) naik Rp 475 ke Rp 11.475.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Multi Bintang Indonesia (MLBI) turun Rp 250 ke Rp 15.700, Arkadia Digital (DIGI) turun Rp 205 ke Rp 1.645, Apexindo Pratama (APEX) turun Rp 200 ke Rp 1.200, Renuka Coalindo (SQMI) turun Rp 185 ke Rp 555.

(eds/eds)

Sumber: Detik.com
loading...