http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Minum Kopi Bikin tak Bisa Tidur? Ini Kata Penelitian

Options
Mungkin sebagian orang minum kopi untuk membuatnya terjaga sepanjang malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apa alasan anda minum kopi? Mungkin sebagian orang minum kopi untuk membuatnya terjaga sepanjang malam. Namun, benarkah kopi bisa membuat kita begadang sepanjang malam?

Kopi memiliki kandungan kafein yang menjadi stimulan terhadap sistem saraf pusat. Kafein bekerja pada zat kimia di otak yang disebut adenosin.

“Adenosine seperti molekul penginduksi tidur yang dihasilkan oleh otak saat bangun. Semakin lama Anda bangun, semakin banyak adenosin yang Anda miliki di sistem Anda," ujar ahli saraf Ajay Sampat, M.D, dilansir di laman Ladders, Sabtu (15/2).

Ajay menjelaskan, kafein pada dasarnya adalah antagonis adenosin. Kafein mengikat molekul adenosin dan mengurangi efek penginduksi tidurnya.

Kafein sangat efektif karena memuncak segera dan kemudian bertahan dalam sistem saraf selama berjam-jam. Biasanya, lama dampak kafein adalah sekitar empat hingga enam jam setelah konsumsi kopi.

Artinya, empat hingga enam jam setelah konsumsi, sekitar setengah dari kafein itu masih ada dalam sistem. Dampak ini pun bisa menjadi pukulan terbesar karena mengganggu siklus tidur yang sehat.

"Kafein dapat meningkatkan frekuensi gairah Anda. Karena berapa kali otak Anda bangun setiap malam, meskipun Anda mungkin tidak ingat," jelas Ajay.

Namun, beberapa penelitian telah mulai menyanggah klaim ini. Profesional dari Harvard Medical School dan Flordia Atlantic University mempelajari 785 orang dengan total 5.164 hari dan malam.

Mereka memberikan kesimpulan, minuman yang mengandung kafein lebih kecil kemungkinannya menyebabkan gangguan tidur daripada kebanyakan apa yang kita pikirkan.  Artinya, dampak kopi ini sering tergantung pada individu. Jika kita minum secangkir kopi setiap malam selama dua puluh tahun, kemungkinan kita tidak akan kesulitan tidur.

Para peneliti pun menyebut dampak kopi sangat bergantung kepada individu. Ada beberapa orang sakit kepala dan gelisah karena secangkir kopi hitam. Namun, ada pula yang tak masalah jika beberapa kali minum espresso.

"Sementara kafein dapat memberi Anda dorongan mental dan fisik sementara, dampaknya tergantung pada seberapa banyak Anda mengkonsumsi dan sumbernya," ujat Dr. Stephen Juraschek, seorang spesialis penyakit dalam, dalam Harvard Health Publishing.

Namun, penelitian di Duke University menunjukkan dampak konsumsi harian kafein terdapat dalam kopi, teh, atau minuman ringan yang mengandung kadar gula tinggi. Minuman-minuman itu dapat meningkatkan kadar gula harian peserta penelitian hampir 10 persen.



Sumber: Republika.co.id
loading...