http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

PDIP Tolak Rencana Anggaran Pembangunan Kampung Akuarium di APBD 2020

Options

JAKARTA – Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta akan menolak anggaran rencana pembangunan kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara saat rapat badan anggaran (Banggar) APBD 2020. Pemprov DKI berencana membangun 142 rumah berlapis di kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono. Menurutnya, rencana pembangunan rumah lapis Kampung Akuarium tidak sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2030 sesuai Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012.

“Pasti tidak akan menyetujui (anggaran pembangunan Kampung Akuarium). Kita harus taat pada  RTRW. Karena itu sudah kita patuhi, sehingga semua jadi enak,” kata Gembong kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

Politisi Partai PDI-Perjuangan ini meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, tetap pada rencana semula yakni menjadikan Kampung Akuarium sebagai tempat wisata sejarah. Menurutnya, pembuatan rumah lapis hanya akal-akalan Anies agar tidak terkesan melanggar aturan.

“Pak Anies mencoba mengelabui melanggar aturan dengan dalih tetap dengan tidak menghilangkan wisata budaya kita. Tidak boleh seperti itulah,” ujarnya.

Gembong berharap, Anies tetap meneruskan rencana Gubernur DKI Jakarta terdahulu yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saeful Hidayat dalam mengelola Kampung Akuarium. Jangan karena beda pandangan politik, lalu rencana pemerintah sebelumnya tidak diindahkan.

“Harus ada kesinambungan dalan konteks perencanaan pembangunan kota. Jangan karena dilakukan oleh lawan politiknya, maka yang dikerjakan semuanya salah,” tandas Gembong.

Pemprov DKI Jakarta berencana membangun 142 unit rumah berlapis di kawasan Kampung Akuarium. Setiap tower rumah lapis akan memiliki empat lantai. Gubernur Anies juga akan membangun kawasan itu menjadi tempat wisat dan sejarah. Pembangunan akan menggandeng para ahli cagar budaya agar tetap menjaga keaslian wilayah. (yendhi/mb)



Sumber: Poskotanews.com
loading...