http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

“PKS Kehabisan Energi, Prabowo Sudah Tak Laku Dijual, Percuma Menang tapi Kiamat”

Options

POJOKSATU.id, JAKARTA – Apa yang membuat PKS tak lagi menganggap mengkampanyekan capres Prabowo tak lagi begitu penting?

Ternyata mengkampanyekan Prabowo hanya akan membuat Partai Gerindra semakin meningkat elektabilitasnya sementara PKS makin terpuruk.

Mengapa bisa seperti itu?

“Pertama, Prabowo sudah tak laku dijual, tidak bisa lagi mengangkat elektabilitas Prabowo-Sandi dalam mengejar ketertinggalan dari pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Jadi, partai-partai pendukung, termasuk PKS, hanya akan menghabiskan energi jika mengampanyekan Prabowo,” Ketua Pusat Kajian Literasi Media, Afriadi Rosdi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/10).

Menurut Afriadi, PKS menganggap Pemilu Legislatif lebih penting dibanding Pilpres.

Meskipun Prabowo-Sandi kalah, jika PKS mampu meraih suara lebih dan bisa menembus Presidensial Threshold (PT) itu lebih penting.

“Sebaliknya, meskipun Prabowo Sandi menang tapi PKS gagal menembus PT, itu tetap saja kiamat bagi PKS karena eksistensi mereka sebagai partai jadi punah,” sambung Afriadi.

Menurutnya, PKS saat ini sedang galau. Sebab, sejumlah lembaga survei menyebut bahwa PKS terancam bisa memenuhi target 4 persen PT. Ditambah lagi, soliditas PKS semakin hari semakin memperihatinkan, sedang berada di titik nadir.

“Pengurus PKS di berbagai daerah sudah mengundurkan diri dan lebih semangat membesarkan Garbi (Gerakan Arah Baru Indonesia) yang diinisiasi Anis Matta, Fahri Hamzah, dkk yang disingkirkan oleh pemegang tampuk kekuasaan PKS sekarang,” tukasnya.

(ian/rmol/pojoksatu)





Sumber: Pojok Satu
loading...