http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Pelaku Pemerasan Bermodus Polisi Gadungan Terbukti Gunakan Narkoba

Options

Merdeka.com - Salah satu pelaku pemerasan dengan modus mengaku polisi, Maulana Jafar alias MJ (20) mengonsumsi narkoba saat beraksi di pinggir rel kereta api, Jalan Latuharhari Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (22/6) pukul 02.00 WIB dini hari. MJ kala itu melakukan kejahatan bersama Maulana Alfi Yasin alias MAY (23).

BERITA TERKAIT

"Urinenya postif. Pengakuan baru seminggu," kata Kapolsek Menteng AKBP Dedi Supriadi di Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/6).

Dedi menuturkan, narkoba yang digunakan saat melakukan aksinya jenis ampethamine. Dari pengakuan MJ, dia mengonsumsi narkotika karena iseng. "Iya hanya coba saja," kata MJ.

Polisi masih menelusuri kepemilikan senjata airgun yang digunakan MJ. Dari pemeriksaan sementara, MJ mengaku belum pernah menggunakan senjata itu saat beraksi.

"Pengakuannya pakai senjata agar nakut-nakutin. Tapi itu hanya sebatas pengakuan saja," kata Dedi.

Atas perbuatannya, mereka dijerat dengan Pasal 368 KUHP dengan ancaman kurungan di atas 5 tahun.

Diberitakan sebelumnya, dua remaja bernama Maulana Jafar (20) dan Maulana Alfi Yasin (23) diringkus Reskrim Polsek Menteng, Jakarta Pusat. Pasalnya, mereka berdua melakukan aksi pemerasan dengan menggunakan senjata air gun. Tak hanya itu, keduanya juga mengaku sebagai anggota kepolisian.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Dedy Supriyadi menjelaskan, kejadian tersebut terjadi di pinggir rel kereta api, Jalan Latuharhari Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (22/6) pukul 02.00 WIB dini hari. Saat itu, korban bernama Miskadi tengah duduk-duduk di lokasi kejadian bersama rekannya.

"Tiba-tiba, dua orang yang mengaku polisi ini menghampiri korban dan meminta sejumlah uang dan meminta uang dan mengancam kalau tidak diberikan akan diambil HP korban, kemudian pelaku memperlihatkan dan menodongkan senjata airgun kepada korban," Dedy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/6). [noe]



Sumber: Merdeka.com
loading...