http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Pemakaman Muslim Al Azhar Bagikan Warga Bingkisan Lebaran

Options
Awal Ramadhan Al Azhar Memorial Garden juga bagikan sembako warga sekitar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengelola Taman Pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden seperti tahun-tahun sebelumnya memberikan bingkisan lebaran kepada warga yang tinggal di sekitar kawasan pemakaman. Bingkisan berupa beras, minyak goreng, sirup, biskuit kalengan dan mie instan dibagikan kepada 200 warga dengan mengindahkan ketentuan protokol kesehatan Covid-19 seperti tidak berkerumun, jaga jarak, pengecekan suhu tubuh dan memakai masker.

Awal Ramadhan, Al Azhar Memorial Garden juga membagikan 200 paket sembako kepada 200 kepala keluarga yang tinggal di sekitar pemakaman modern tersebut. Selain kepada warga sekitar, Al Azhar Memorial Garden juga memberikan sembako serupa kepada Satgas Covid-19 Telukjambe Karawang Timur sebanyak 100 paket beras.

Pembagian dilakukan dengan prosedur ketat mengikuti aturan pemerintah dalam pencegahan penularan Covid-19 yaitu wajib memakai masker, menggunakan hand sanitizer pada saat masuk acara, physical distance 1 meter dan pengukuran suhu badan di gerbang Al Azhar Memorial Garden.

"Pembagian sembako ini merupakan kepedulian kami. Mudah-mudahan bisa meringankan beban bagi masyarakat sekitar pemakaman yang menghadapi wabah Covid-19. Semoga ini juga bisa membawa kegembiraan dalam menyongsong puasa bulan Ramadhan," kata Direktur Utama Al Azhar Memorial Garden, Nugroho Adiwiwoho berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id.

Nugroho juga mengatakan Aksi Peduli Covid-19 yang dilakukan Al-Azhar Memorial Garden untuk mendukung pemerintah agar semua pihak, termasuk swasta, ikut serta bersama pemerintah membantu warga yang terkena dampak virus Corona.

Sementara itu, sebuah survei yang dilakukan kepada konsumen menunjukkan adanya lima alasan mengapa orang membeli kavling lahan makam yang dikelola secara profesional, seperti di Taman Pemakaman Muslim Al-Azhar Memorial Garden.

“Alasan yang paling banyak disampaikan kepada kami adalah keluarga ingin memberikan penghormatan terakhir yang terbaik untuk orang yang dicintai,” kata GM Sales Al Azhar Memorial Garden Harry Efriyal. 

Menurut Harry, para ahli waris memilih tempat pemakaman yang betul-betul bisa menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi orang yang dicintainya dan setiap waktu bisa berziarah ke makamnya. 

Alasan kedua orang membooking kavling lahan makam jauh-jauh hari adalah sebagai persiapan atau wasiat bila terjadi kedukaan. Ahli waris tidak perlu repot dan bingung mencari lahan pemakaman. “Sekarang ini makin sulit mencari lahan makam di kota besar. Seringkali membuat mereka yang ditinggalkan bingung bila tiba-tiba mengalami kedukaan. Dengan adanya persiapan dini, keluarga yang ditinggalkan tidak pusing lagi mencari tempat pemakaman,” ujar Harry. 

Ketiga adalah tidak perlu khawatir ada makam keluarga yang dibongkar atau ditimpa orang lain bila suatu saat nanti sudah tidak ada lagi yang mengurus. Menurut Harry, sudah menjadi rahasia umum bahwa hal ini bisa menimpa siapa saja yang lupa melakukan perpanjang biaya sewa lahan makam. “Dengan pengelolaan secara profesional, keluarga tidak perlu khawatir dengan adanya resiko seperti ini karena lahan di Taman Pemakaman Muslim Al Azhar dikelola di bawah yayasan,” tambahnya lagi. 

Selanjutnya adalah memberikan kenyamanan dan ketenangan pada ahli waris ketika melakukan ziarah. Taman Pemakaman Muslim Al Azhar memberikan fasilitas yang diperlukan peziarah seperti tenda dan bangunan khusus untuk tempat berkumpul keluarga. Konsep “makam di dalam taman” membuat peziarah merasakan suasana asri, kata Harry. 

Terakhir adalah konsumen tertarik dengan penawaran biaya kavling 1 kali, tanpa adanya biaya perpanjangan sewa lahan dan gratis perawatan rumput selamanya. Taman 

Pemakaman Muslim Al Azhar menawarkan layanan “one time payment” seperti ini dan memberikan sertifikat penggunaan lahan makam untuk menjami konsumen bahwa lahan makam hilang atau ditumpuk. “Tidak akan ada lagi pembayaran perpanjangan sewa lahan atau biaya perawatan rumput bulanan,” tutur Harry Efriyal.



Sumber: Republika.co.id
loading...