http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Pilkada 2020 Libatkan 270 Daerah

Options

loading...

JAKARTA - KPU menggelar uji publik rancangan Peraturan Komisii Pemilihan Umum (PKPU) tentang tahapan, program dan jadwal pilkada.

Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik menyatakan uji publik digelar untuk mempersiapkan pelaksanaan pilkada serentak yang akan digelar pada 23 September 2020 dan melibatkan 270 daerah.

Menurut dia, uji publik ini diselenggarakan dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 9 huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Kelengkapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur Bupati dan Wali Kota yang telah beberapa kali diubah, terakhir Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

Baca Juga:

"Secara teknis, bagi KPU kegiatan uji publik menjadi tahapan yang penting dalam penyusunan rancangan PKPU," ucapnya di Gedung KPU(24/6/2019) Jakarta. Menurut dia, di uji coba ini KPU mendapatkan masukan dan tanggapan dari peserta pemilu dan berbagai pihak yang terlibat dalam seluruh proses penyelenggaraan pilkada. Selanjutnya, catatan untuk rancangan PKPU Pilkada akan disampaikan dalam forum dengar pendapat yang akan digelar KPU bersama DPR.

"Besar harapan kami agar seluruh proses uji publik ini bisa diikuti bersama, kita cermati bersama dan tentu kami sangat berbesar hati untuk menerima masukan dan tanggapan," jelasnya.

Senada, Komisioner KPU Viryan Aziz menyatakan Pilkada 2020 akan diikuti 270 daerah. Rinciannya terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Untuk pilkada di Makassar, kata dia, dilakukan pemilu ulang karena sebelumnya dimenangkan kotak kosong. Saat itu, kotak kosong mengalahkan calon tunggal Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) dalam perolehan suara dalam Pilkada 2018.

"269 yang sudah berakhir masa jabatannya yang pilkadanya sudah dilaksanakan pada 2015 lalu. Yang di Makassar pilkadanya digeser, dilaksanakan kembali pada 2020 Total jadi ada 270 daerah," ucapnya.

(sco)



Sumber: Sindonews.com
loading...