http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Pria Sering Langgar Aturan Kerja Bisa Jadi Punya Selingkuhan

Options

VIVA – Perubahan kecil pada perilaku pasangan bisa saja jadi tanda kalau ia sedang selingkuh. Salah satu tanda menurut psikolog adalah menyembunyikan ponselnya.

Tapi, sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh PNAS menemukan bahwa pria yang melakukan kesalahan di tempat kerja, secara signfikan kemungkinan besar berselingkuh dari istri mereka. Riset ini membandingkan para pria di berbagai profesi seperti petugas kepolisian dan penasihat keuangan dengan melihat mereka yang menghadapi masalah disiplin di pekerjaan.

Identitas para pria ini kemudian dicocokkan dengan profil pada Ashley Madison, sebuah layanan kencan daring yang ditargetkan pada orang-orang menikah atau sudah memiliki kekasih, yang memiliki slogan 'hidup itu singkat, selingkuhlah.'

Baca juga: Suami Kurang 'Greng', Alasan Istri Selingkuh

Meski menjanjikan kerahasiaan pengguna, situs tersebut sempat diretas pada tahun 2015, yang merilis data dari 36 juta akun pengguna ke domain publik.

Lihat Juga

Dilansir laman Mirror, selama studi, para pria dari masing-masing profesi dibandingkan dengan kelompok kontrol di dalam jenis pekerjaan yang sama yang tidak memiliki catatan kesalahan. Saat melihat data para petugas kepolisian, PNAS menemukan mereka yang melakukan kesalahan di dalam kelompok kerjanya memiliki kemungkinan dua kali lebih besar punya akun berbayat di Ashley Madison, dibandingkan mereka yang tidak.

Temuan yang disebut studi tersebut sebagai sangat signifikan secara statistik, memiliki pola yang sama di kelompok profesi lainnya yang diperhatikan.

Studi tersebut menyimpulkan, sebagian besar orang melakukan kesalahan serius pada satu titik di kehidupan mereka. Tapi, studi itu memberikan bukti meyakinkan bahwa kesalahan seseorang di tempat kerja berkaitan dengan perilaku mereka di kehidupan personalnya.

"Ini mendukung pandangan klasik bahwa nilai seperti kejujuran dan integritas mempengaruhi pikiran dan tindakan seseorang di dalam konteks yang beragam," tulis studi itu.



Sumber: Viva.co.id
loading...