http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Rouhani: Rakyat Iran takkan tunduk pada persekongkolan 'musuh'

Options
Tabriz, Iran (ANTARA) - Presiden Iran Hassan Rouhani merujuk kepada persekongkolan musuh terhadap rakyat Iran, dan mengatakan rakyat Iran akan melanjutkan jalan mereka dan takkan tunduk pada tekanan.

Ketika berbicara kepada wartawan pada akhir kunjungan di Provinsi Azarbaijan Timur, presiden Iran tersebut mengatakan rakyat Azarbaijan tak pernah membiarkan musuh menang dan telah memelihara martabat serta kemerdekaan mereka.

Rouhani, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Iran, IRNA --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis, menambahkan kunjungan itu bertujuan mengunjungi daerah yang diguncang gempa dan menekankan dipermudahnya pemberian layanan buat rakyat.

Peresmian rel kereta Bostan Abad membuat rakyat gembira, kata Rouhani --yang menambahkan bahwa berbagai upaya akan dilanjutkan untuk menghubungkan rel kereta Maneh-Bostan ke Tabriz.

Ia mengatakan Pemerintah Iran bertekad akan mengubah Danau Urmia menjadi tujuan wisata dan pusat pengobatan. Ia menyatakan dihidupkannya kembali danau itu akan dilakukan secara sungguh-sungguh.

Di bagian lain pernyataannya, Presiden Iran tersebut menggambarkan lingkungan hidup penting buat kehidupan dan kesehatan rakyat.

Mengenai polusi yang disebabkan oleh limbah industri Armenia di Sungai Aras, ia mengatakan Iran memantau setiap polusi yang disebabkan oleh Armenia dan tetangga lain.

Ia menambahkan bahwa satu kesepakatan belum lama ini telah ditandatangani antara kementerian energi kedua negara.

Perdana menteri Armenia telah berjanji akan melanjutkan pembersihan polusi.

Sumber: IRNA
Baca juga: Presiden Rouhani: Iran upayakan persahabatan-persatuan regional
Baca juga: Iran: Aksi propemerintah tunjukkan siapa 'sesungguhnya' rakyat Iran
​​​​​​​Baca juga: Korsel sepakat produksi 450 kereta penumpang di Iran

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Maria D Andriana
COPYRIGHT © ANTARA 2019



Sumber: Antaranews.com
loading...