http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Sekjen DPR Kembali Dipanggil KPK Dalami Kasus Suap Romi

Options

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar kembali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendalami kasus dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Kementeriaan Agama (Kemenag).

Dalam jadwal pemeriksaan yang dirilis oleh lembaga antirasuah, Indra akan dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi.

BERITA TERKAIT +

 Baca juga: PN Jaksel Gelar Sidang Perdana Praperadilan Romi Terkait Kasus Jual Beli Jabatan

"Yang bersangkutan akan diperiksa melengkapi berkas penyidikan RMY (Romahurmuziy)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Indra sendiri sebelumnya sudah pernah masuk dalam jadwal pemeriksaan penyidik KPK pada 10 April lalu. Namun, dia mangkir dari agenda pemeriksaan tersebut.

 Baca juga: Romahurmuziy Masih Dirawat di RS Polri, Tapi Masuk DPT Rutan KPK

Romi ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin. ‎ Keduanya diduga sebagai pemberi suap terhadap Romi.

Dalam perkara ini, Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin diduga telah menyuap Romi untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemenag. Adapun, Muhammad Muafaq mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Sedangkan Haris, mendaftar sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.

 Baca juga: KPK Panggil Kembali Staf Ahli Menag Terkait Jual Beli Jabatan

Untuk memuluskan proses seleksi jabatan tersebut, ‎Muafaq dan Haris mendatangi kediaman Romi dan menyerahkan uang sebesar Rp250 juta pada 6 Februari 2019, sesuai dengan komitmen sebelumnya. Saat itu, KPK menduga telah terjadi pemberian suap tahap pertama.

(rzy)



Sumber: okezone.com
loading...