http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Simulasi, Warga Anarkis di Kantor KPU Lampung Barat Berhasil Diatasi

Options

LAMPUNG -Polres Lampung Barat juga menggelar simulasi pengamanan Pemilu 2019 di lapangan Pemda Lampung Barat, pada Rabu (13/03/2019) sore. Kali ini polisi memperagakan ketukan seribuan orang menyerbu Kantor KPU.
Polisi harus menembakan gas air mata untuk mengantisipasi massa yang anarkis. Polisi terlihat gigih menghalau massa melelui sispam kota.

Rusuh diperagakan ketika berlangsung pencoblosan di TPS, ada warga yang protes, karena tidak masuk dalam DPT tetapi memaksa untuk memilih namun hal itu bisa diselesaikan.

Hanya saja usai pemungutan suara, ketika kotak suara dibawa ke kantor PPK namun dalam perjalanan terjadi penghadangan . Kotak suara dirampas orang tidak dikenal.

Tim Resmob langsung menuju TKP dan mengejar dan menangkap pelakunya dengan menggunakan teknik beladiri Polri dan akhirnya pelaku dapat di lumpuhkan dan dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan.

Sedangkan unit tangkal menyerahkan kotak suara yang masih tersegel kepada petugas TPS, dan mengawalnya hingga ke PPK. Setelah dilaksanakan sidang pleno kotak suara kembali di kawal menuju kantor KPU untuk di lakukan penghitungan suara.

Pada saat penghitungan suara Kasatintel mendapat informasi akan terjadi gejolak massa ke kantor KPU Kabupaten Lampung Barat. Sekitar 500 orang berkumpul di lapangan Kecamatan Sukau, sedangkan massa lain yang tidak masuk DPT di perkirakan berjumlah 1000 orang dengan titik kumpul di lapangan balik bukit.

Pasukan Dalmas awal mengamankan situasi di kantor KPU, dan tim negosiator berada di depan Dalmas . Massa awal mulai berdatangan dan meneriakkan orasinya. Sedangkan tim negosiator melakukan negosiasi dengan massa namun massa terus bertambah.

Situasi semakin tidak terkendali dan anarkis akhirnya petugas menggerakan kendaraan watercanon penyemprot air ke arah massa, masa mulai kocar kacir dan meninggalkan kantor KPU setelah petugas menembakan gas air mata.

Simulasi penanggulangan anarkisme menjelang Pemilu 2019 Pileg dan Pilpres (koesma)

Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi,S.Ik, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan dengan lancar aman dan terkendali. ” K ira-kira demikianlah untuk pelaksanaan dari tahapan-tahapan kemudian adanya kejadian di TPS dan di KPU puncaknya di KPU kemudian kita bisa langkah awal dari Dalmas awal hingga Dalmas inti di perkuat,”terang Kapolres.

“Semua langkah-langkah sesuai SOP yang ada ini adalah simulasi, semoga apa yang di simulasikan ini tidak terjadi di wilayah kita dan Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman, damai dan sejuk. Masih banyak rangkaian kegiatan kita yang akan kita laksanakan salah satunya doa bersama atau istiqosah sehingga pada saatnya nanti Pemilu dapat berjalan aman dan damai ini semua demi NKRI,” lanjut Kapolres.

Acara dihadiri Forkopimda Lampung Barat, Ketua KPU, Kasdim 0422 Lampung Barat, Bawaslu, dan tamu undangan lainnya kurang lebih 60 orang .(Koesma/b)



Sumber: Poskotanews.com
loading...