http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Terima Suap 100 Kali Layanan Seks, Eks Wamen di Korsel Ditangkap

Options
Seoul - Seorang mantan Wakil Menteri (Wamen) Kehakiman Korea Selatan (Korsel) ditangkap atas dugaan menerima suap. Salah satu suap yang diterima mantan Wakil Menteri ini berupa jasa pekerja seks komersial (PSK) yang disediakan sebuah kontraktor konstruksi setempat.

Seperti dilansir AFP, Jumat (17/5/2019), Kim Hak-ui yang mantan jaksa ini menjabat untuk waktu singkat sebagai orang nomor dua dalam jajaran Kementerian Kehakiman Korsel tahun 2013, saat era pemerintahan mantan Presiden Park Geun-Hye.

Dalam kasus ini, Kim dituduh menerima suap dalam bentuk uang sebesar 130 juta Won (Rp 1,5 miliar) dan dalam bentuk hiburan seksual sebanyak lebih dari 100 kali. Suap-suap itu diberikan oleh seorang pengusaha bernama Yoon Jung-Cheon


Laporan kantor berita Yonhap menyebut Kim ditahan pada Kamis (16/5) malam waktu setempat, setelah Pengadilan Distrik Seoul merilis surat perintah penangkapan dengan dasar ada potensi 'melarikan diri dan merusak bukti'.

Skandal yang menyelimuti Kim sangat menarik perhatian publik Korsel, terutama karena elemen suap seks di dalamnya. Dia juga diduga menerima suap sebesar 40 juta Won dari seorang pengusaha lain yang tidak disebut namanya.

Kim ditunjuk menjabat Wakil Menteri Kehakiman Korsel oleh Park Geun-Hye pada Maret 2013, namun mengundurkan diri seminggu kemudian karena kontroversi yang dipicunya. Kim sebelumnya pernah diselidiki atas dugaan pemerkosaan dan penyuapan, namun lolos dari jerat hukum karena kurangnya bukti.


Park Geun-Hye dimakzulkan oleh parlemen Korsel tahun 2016 dan resmi lengser dari kursi Presiden Korsel pada Maret 2017 lalu. Alasan pemakzulan karena sahabat lama dan ajudan top Park Geun-Hye yang bernama Choi Soon-Sil kedapatan mencampuri urusan pemerintahan secara besar-besaran. Lengsernya Park Geun-Hye berujung penyelidikan terhadap sejumlah pejabat Korsel.

Awal tahun ini, jaksa-jaksa Korsel melakukan penyelidikan baru terhadap Kim. Dia dicegat di Bandara Incheon pada Maret lalu, saat hendak terbang ke Bangkok, Thailand. Saat itu, Kim kedapatan memakai masker dan topi yang memicu kecurigaan akan melarikan diri ke luar negeri.

Dalam kasusnya ini, Kim menyangkal seluruh tuduhan yang dijeratkan terhadap dirinya.

Simak Juga 'Tren Nginap di Penjara Korsel':

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/haf)

Sumber: Detik.com
loading...