http://bacaberita.info/
HOME I NASIONAL I INTERNASIONAL I EKONOMI I OLAHRAGA I HIBURAN I IPTEK I INDEKS

Warga Khawatir Bentrok Dua Ormas di Perbatasan Jaktim-Bekasi

Options
Api sempat muncul akibat empat sepeda motor dibakar di Jalan I Gusti Ngurah Rai.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua organisasi masyarakat (ormas) yaitu Pemuda Pancasila dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sempat bentrok di jalan raya perbatasan antara Cakung, Jakarta Timur, dan Kota Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (21/5) malam WIB. Pantauan Republika di lokasi, bentrokan sempat memicu kemacetan di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai. Tidak lama kemudian, kondisi aman terkendali setelah beberapa aparat kepolisian turun untuk berjaga di sekitar lokasi.

Bentrokan dua ormas itu sempat terekam kamera, hingga viral di media sosial. Warga Cakung, Jakarta Timur, Suci (35 tahun) mengaku, sempat menyaksikan pertikaian dua anggota ormas yang berlangsung di jalan raya itu.

Dia menyesalkan bentrokan itu yang memicu kekhawatiran warga sekitar. “Iya lagi bulan puasa malah bentrokan gini, jadi macet bikin khawatir lingkungan sekitar, apalagi yang rumahnya di pinggir jalan lokasinya gak jauh dari pertikaian kan ngeri keluar,” ujarnya saat dikonfirmasi Republika, Jumat (22/5) dini hari WIB.

Suci mengaku, tidak lama setelah insiden pecah, kepolisian yang tiba di lokasi menggunakan mobil maupun sepeda motor langsung menyisir tempat kejadian perkara (TKP). Dia sempat mendapati api muncul akibat bentrokan dua ormas itu. Beruntung keamanan langsung terkendali.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko, menjelaskan, pemicu bentrokan tersebut berawal dari adanya permasalahan antara kedua belah pihak pada Kamis pukul 03.00 WIB. Permasalahan antaranggota ormas itu pun sempat diselesaikan secara damai oleh kedua pihak. "Tapi kenyataanya pukul 17.00 WIB dari ormas PSHT mendatangi ke lokasi Jalan I Gusti Ngurah Rai," kata Wijonarko kepada wartawan, Kamis malam.

Wijonarko pun mengungkapkan, pihaknya sempat memanggil kedua pimpinan ormas tersebut. Sebagain, dari massa yang terlibat bentrokan pun diamanakan. Wijanarko juga menjelaskan anggota ormas yang melakukan pertikaian akan dibawa ke polsek untuk mediasi dan terjadi kesepakatan kembali antara kedua belah pihak yaitu pimpinan Pemuda Pancasila dan PSHT.

Namun, lanjut Wijanarko, di saat bersamaan bentrokan kembali terjadi antara kedua belah pihak di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bintara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Meskipun saat pertikaian tersebut tidak ada korban jiwa, setidaknya ada empat unit sepeda motor yang dibakar akibat bentrokan tersebut. Hal tersebut mengkhawatirkan warga sekitar dan pedangang pinggir jalan yang menempati ruko-rukonya sebagai tempat tinggal.



Sumber: Republika.co.id
loading...